Rabu, 13 November 2019

Di Indonesia, iklim investasi online maupun offline telah menunjukkan tanda-tanda positif. Masyarakat Indonesia juga telah sangat mengenal bisnis tanam saham ini. Bahkan hanya dengan bermodalkan kuota internet, orang-orang bisa memulai berinvestasi. Diantara jenis-jenisnya, cara berinvestasi jangka panjang lebih disukai masyarakat daripada jangka pendek.

Besarnya resiko kerap kali dijadikan alasan orang-orang tidak memilih investasi jangka pendek. Padahal, keuntungan yang diperoleh juga tidak kalah besarnya. Potensi penghasilan dari berinvestasi jangka pendek juga tidak kalah dengan berinvestasi jangka panjang. Lalu apa saja keuntungan-keuntungannya? Berikut Penjelasannya

Apa Saja Keuntungan Investasi Jangka Pendek? Berikut Penjelasannya

Bisa Dengan Modal Sedikit
Salah satu aspek positif dari investasi jangka pendek adalah kecilnya modal yang diperlukan. Di zaman sekarang ini, kamu bisa berinvestasi hanya dengam modal dibawah 5 juta. Beberapa perusahaan juga memperbolehkan mitranya berinvestasi dengan modal awal 3 juta. Sebaliknya, berinvestasi jangka panjang justru membutuhkan dana ratusan juta rupiah.

Tidak Menunggu Terlalu Lama
Sebagian orang menginginkan investasi yang baik untuk tujuan jangka pendeknya. Karenanya, mereka memilih metode jangka pendek ketimbang jangka panjang. Dengan jenis jangka pendek,  Kamu bisa memperoleh keuntungan dalam beberapa minggu saja. Dan dengan berinvestasi jangka pendek, Para investor juga bisa memutar uangnya lebih cepat.

Dapat Menggantikan Peran Dana Darurat
Karena sifatnya yang cepat, berinvestasi jangka pendek bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang urgen. Misalnya ketika memperkirakan sesuatu  yang membutuhkan pengeluaran uang banyak yang akan terjadi beberapa bulan kemudian. Sedangkan investor  tidak mempunyai dana darurat untuk menyelasaikannya, maka memilih investasi online jangka pendek adalah solusi yang tepat.

Memilih Perusahaan Investasi Jangka Pendek yang Terpercaya
Untuk memilih perusahaan investasi yang baik dan berjangka pendek, kamu bisa memakai jasa Amartha. Perusahaan ini telah berpengalaman dalam pekerjaan tanam modal selama 7 tahun. Amartha juga telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan pada bulan Okktober tahun ini mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Berikut beberapa alasan memilih investasi jangka pendek di Amartha :

  • Besaran bunga berkisar antara 25%-30% setiap tahun dan dari total tersebut dibagi setengah untuk Amartha dan Investor. 
  • Dalam sejarah perusahaan fintech Amartha, besaran kredit macet berada dibawah 1%. Jika dibandingkan dengan jumlah uang disalurkan dalam kredit dan ke pengusaha, maka hampir 99% jumlah pinjaman di Amartha aman dan terkendali.
  • Berinvestasi di Amartha akan memberikan impact positif terhadap pembangunan dan perekonomian desa, khususnya bagi pelaku usaha dari kalangan ibu-ibu. Diantara pembangunan desa tersebut berupa akses listrik, rumah, air bersih dan teknologi.
  • Adanya sistem penilaian skor yang dapat dijadikan acuan untuk memberi suntikan dana kepada calon peminjam. Informasi diri dari peminjam beserta tujuannya juga dapat dilihat di platform Amartha.
  • Investor dapat menarik pembayaran angsuran kapanpun dengan sangat cepat dan mudah. 
  • Dengan memakai jasa Amartha, investor mendapatkan keuntungan yang lebih baik daripada investasi konvensional. Para investor akan mendapatkan 15% keuntungan setiap tahun dan cashflow setiap minggunya.
  • Keamanan berinvestasi menjadi salah satu yang terpopuler dikalangan perusahaan investasi fintech di Indonesia. Amartha menggunakan sistem pengendalian berbasis teknologi yang canggih untuk meminimalisir resiko bagi para pemodal.

Dari ulasan diatas, berinvestasi jangka pendek tidak kalah menguntungkan daripada jangka panjang. Agar semakin mempermudah berinvestasi, menjadi mitra Amartha adalah salah satunya. Pengalaman dan kemudahan berinvestasi adalah sekian dari kelebihan berinvestasi di Amartha. Masih ada banyak lagi keuntungan yang bakal didapat pemodal jika menaruh uangnya di Amartha.

Blog Archive